Showing posts with label penyebab jerawat. Show all posts
Showing posts with label penyebab jerawat. Show all posts
Monday, 14 February 2011

Tahap-tahap Munculnya Jerawat

Jerawat adalah masalah kulit yang menjengkelkan yang bisa mengganggu kepercayaan diri. Ditambah lagi bekas jerawat yang susah dihilangkan. Ketahui tahapan-tahapan munculnya jerawat agar lebih mudah ditangani.

Jerawat umumnya muncul di wajah, leher, punggung dan dada. Tahapan pada jerawat ini juga menentukan berat atau tidaknya peradangan yang terjadi dan rasa sakit yang muncul.

Jika jerawat masih pada tahap awal, maka pengobatan yang dilakukan cenderung mudah. Seperti dikutip dari eHow, Kamis (10/6/2010) terdapat beberapa tahapan saat jerawat muncul yaitu:

Tahap 0
Tahap ini berarti ada tanda-tanda kecil dari jerawat dan sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan, termasuk munculnya jerawat kecil-kecl. Kondisi ini bisa hilang dalam waktu 1-2 hari, kecuali jika ada tanda bahwa jerawat tersebut membesar.

Tahap 1
Ini adalah tahapan awal dari jerawat yang biasanya dimulai dengan adanya komedo (whitehead). Terlihat beberapa bintik putih di wajah terutama di ujung hidung, sudut hidung dan bawah bibir. Kondisi ini tidak menyebabkan peradangan, tapi beberapa hari kemudian akan timbul titik hitam di daerah tersebut. Jika seseorang menghilangkannya dengan cara tidak steril, maka akan ada kesempatan bagi jerawat untuk berkembang lebih lanjut.

Tahap 2
Pada tahap ini akan terlihat peradangan ringan yang biasanya disertai dengan papula. Papula adalah lesi (luka) kulit yang sedikit membesar tapi dalam ukuran kecil dan padat. Kondisi ini juga dikenal dengan jerawat ringan, jika bisa diberikan pengobatan yang baik maka bisa mengendalikan jerawat.

Tahap 3
Dalam tahap ini papula pada kulit sudah mulai berkembang dan terlihat meradang. Pengobatan ini biasanya harus membutuhkan bantuan medis.

Tahap 4
Jerawat yang muncul sudah berubah menjadi pastules. Pada dasarnya pastules ini berisi nanah, terlihat meradang dan ada semacam tip putih. Jika sudah mencapai tahap ini, sebaiknya jerawat tidak dipencet sembarangan.

Tahap 5
Jika masalah kulit ini tidak terkendali, maka bisa memasuki tahap yang parah. Gumpalan (nodule) akan mulai muncul pada tahap ini. Pastules yang ada lebih berkembang di wajah yang berisi nanah, sel-sel kulit mati, sel darah putih, bakteri dan sebum. Gumpalan yang meradang ini bisa meluas ke bagian kulit yang lebih dalam dan menyebabkan rasa sakit. Jika sudah mencapai kulit yang dalam, maka bisa menyebabkan parut.

Tahap 6
Pada tahap ini kulit akan terlihat memerah dan darah bisa muncul dari jerawat ini jika timbul luka. Tahap ini mengakibatkan infeksi dan meningkatkan potensi jerawat berikutnya.

Tahap 7
Dalam tahap ini penggunaan obat diperlukan untuk membantu membersihkan semua gumpalan (bintil) dan jerawat yang mengandung nanah. Sebaiknya pengobatan ini dilakukan oleh seorang dermatolog agar jerawat lebih terkendali dan tidak berkembang lebih lanjut.

Tahap 8
Kondisi ini adalah salah satu tahapan penyembuhan jerawat yang mana seseorang bisa melihat bekas luka atau titik bekas jerawat. Untuk menghilangkannya diperlukan perawatan khusus terhadap bekas luka jerawat untuk menghindari jaringan parut permanen.

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan timbulnya jerawat yaitu fluktuasi hormon, kelenjar minyak yang terlalu aktif, keturunan, faktor musim, konsumsi kafein, merokok, kehamilan, faktor stres, kurangnya perawatan untuk kulit sehingga kulit kotor atau tidak bersih dan kulit yang berminyak sehingga kotoran mudah untuk menempel.

sumber:detikHealt
Thursday, 30 December 2010

Penyebab Jerawat

Banyak faktor penyebab terjadinya jerawat. Secara umum jerawat muncul karena adanya penyumbatan yang terjadi di dalam pori-pori.
Kondisi lain yang berpengaruh dalam kemunculan jerawat tersebut adalah ;
  • Kelenjar minyak yang terlalu aktif.
  • Menumpuknya kotoran/sel kulit yang telah mati.
  • Faktor keturunan/genetika.
  • Bakteri P. acne.
  • Siklus Hormonal yang tidak stabil.
  • Anabolic Steroid (sejenis obat yang meniru Hormon Seks)
  • Iritasi kulit yg mengakibatkan peradangan.
  • Lingkungan dengan kandungan Klorin yang tinggi
  • Pil KB.
  • Pola makan yang tidak sehat.
  • Banyak memakan  makanan yang mengandung karbohidrat tinggi.
  • Tidak memelihara kesehatan badan.
  • Kosmetik.
  • Ras.
  • Lingkungan kerja.
  • Kejiwaan/psikis/stres.
  • Diet tidak sehat.
  • Faktor traumatik.
  • Cuaca/iklim.
Dan faktor penyebab lain yang mungkin terlewatkan.

Kenali dengan pasti apa penyebab jerawat anda, karena akan mudah menentukan jenis pengobatan yang akan dilakukan.
Saturday, 18 December 2010

Terapi Gen untuk Depresi

Salah satu faktor penyebab munculnya jerawat  dan faktor yang membuat rusaknya kulit adalah stres, keadaan stres yang lebih tingkatanya atau akut bisa dikatakan depresi. Pada saat pikiran kita stres, otak akan menekan hormon kortisol hingga keluar. Hormon ini sangat jahat sekali, bisa mencuri cadangan darah di dalam tubuh serta dapat meningkatkan kadar gula darah, yang akan mengakibatkan tubuh kita tidak berfungsi secara normal.  Hormon kortisol juga dapat memicu kelenjar sebasea pada kulit wajah untuk memproduksi minyak secara berlebihan, sehingga kemungkinan besar akan tumbuh jerawat, kulit akan terlihat kusam dan kering.

Yang lebih parah lagi, stres akut atau depresi ini juga dapat menjadi faktor utama tindakan bunuh diri di Amerika sana, didiagnosa sedikitnya 13 juta kaum dewasa di Amerika Serikat (AS) setiap tahunya menderita depresi. Hal inilah yang menjadi pendorong seorang ahli bedah yang bernama Michael Kaplitt dari Rumah Sakit New York Presbyterian untuk melakukan penelitian Terapi Gen.

Terapi gen, yaitu mengganti atau meningkatkan aktivitas sebuah gen yang cacat dengan cara memasukan virus yang telah didesain sedemikian rupa ke dalam otak untuk menyisipkan muatan genesis ke dalam genom neuron sehingga menghasilkan neuron yang akan memproduksi protein P11. Gen p11 berfungsi membantu pengaturan sinyal serotonin, bahan kimia otak yang berkaitan dengan suasana hati, tidur dan ingatan.

Penelitian ini menghasilkan bukti yang kuat bahwa dengan mempertahakan kadar protein P11 di beberapa bagian otak, maka depresi akan bisa dicegah dan dapat disembuhkan, ujar Michael kaplitt.
.
Saturday, 13 November 2010

Patofisiologi Jerawat

Jerawat merupakan peradangan kronis pada kulit di sekitar daerah pilosebasea atau bisa disebut juga sebagai proses inflamasi. Setiap orang pasti pernah mempunyai jerawat, dan pernah pula mengalami masa-masa yang sulit sewaktu berjerawat. Masa itu adalah pada waktu remaja, masa pubertas. Namun jerawat juga bisa muncul sampai umur 40 tahun-an.

Penyebab jerawat sangatlah beragam, contohnya bisa disebabkan karena : faktor bawaan atau genetika, hormonal, ras, lingkungan sekitar, makanan, psikis atau kejiwaan seseorang, kosmetik, bakteri, dan faktor lain yang bisa mendorong keminculan jerawat.

Secara Patofisiologi, (Patofisiologi adalah ilmu yang mempelajari gangguan fungsi pada organisme yang sakit meliputi asal penyakit , permulaan perjalanan dan akibat) kemunculan jerawat bisa disebabkan oleh beberapa faktor berikut :
  1. Meningkatnya produksi minyak/sebum yang dikeluarkan kelenjar sebasea karena pengaruh dari hormon androgen.
  2. Tersumbatnya pori-pori akibat dari penumpukan kotoran atau penumpukan sel-sel kulit yang telah mati.
  3. Aktifitas dari bakteri P. acne,
  4. Proses peradangan pada daerah pilosebasea.
Faktor penyebab munculnya jerawat dan bagaimana jerawat itu tumbuh, bisa anda baca kembali pada artikel berikut :
 - Proses terjadinya jerawat
- Faktor genetika jerawat
- Bakteri penyebab jerawat
- Hormon penyebab jerawat
Monday, 21 June 2010

Apakah Minum Susu bisa Menimbulkan Jerawat ?

Ternyata pola makan yang kita lakukan setiap hari mempunyai hubungan yang positif dengan tumbuhnya jerawat.
Contoh makanan itu adalah keju dan susu saring. Menurut hipotesa para ahli dalam penelitiannya akhir-akhir ini, hubungan antara jenis susu dengan tumbuhnya jerawat disebabkan  oleh terjadinya peningkatan hormon pada tubuh kita. Hormon tersebut misalnya hormon androgen testosterone dan hormon IGF-I (insulit-like growth factor). Yang memang kedua hormon itu terkandung di dalam susu sapi.

Jika kita penderita akut jerawat, kita bisa mengurangi meminum susu sapi, namun jangan khawatir dengan kebutuhan kalsium tulang anda, sumber kalsium bisa kita dapatkan juga dari berbagai macam sayur dan buah-buahan, salah satu contohnya adalah sayur kangkung.

Saya tekankan lagi, korelasi antara minum susu sapi atau bahan makan yang bersumber dari susu sapi dengan kemunculan jerawat tersebut di atas masihlah sebatas hipotesa para ahli.
Apakah anda mempunyai pendapat lain ?


Baca juga : hormon penyebab jerawatvitamin jerawat
Sunday, 6 June 2010

Jerawat Hormon

Ada jerawat yang kemunculannya disebabkan oleh kadar hormon di dalam tubuh kita. Jerawat jenis ini memang cara penanganannya difokuskan terhadap kestabilan hormon tersebut.

Untuk mengetahui jerawat yang disebabkan oleh hormon, anda bisa membaca ciri- cirinya di bawah ini :

1. Jerawat jenis ini biasanya muncul pada saat pubertas atau saat memasuki masa remaja, sekitar umur 13-17 tahunan.

2. Khususnya bagi kaum perempuan, jerawat ini akan keluar menjelang haid, masa-masa kehamilan dan ketika masa menopause tiba.
 
3. Jerawat ini tidak mempan dengan obat-obatan anti jerawat biasa. Makannya jangan heran, terkadang seseorang yang menderita jerawat jenis ini sering kesal karena setelah diobati dengan berbagai jenis obat jerawat tapi tidak sembuh-sembuh.

Pengobatan jerawat hormon ini tidak hanya dengan memberikan obat hormon saja, tetapi harus disertai dengan pola makan yang bernutrisi, karena makanan yang bergizi baik akan berpengaruh terhadap produktifitas hormon kita.


Tag : jerawat , obat jerawat , hormon penyebab jerawat bakteri jerawat
Saturday, 5 June 2010

Bakteri penyebab Jerawat

Jerawat terjadi dikarenakan oleh adanya penyumbatan pada lubang pori-pori kulit wajah. Pori-pori merupakan lubang bagi saluran pembuangan dan pernafasan kulit  yang disebut folikel, yang mengandung rambut dan kelenjar minyak. Ketika kelenjar minyak memproduksi terlalu banyak minyak, maka pori-pori akan penuh dan banyak menimbun kotoran sehingga menjadi sarang untuk bakteri jerawat.

Bakteri penyebab jerawat ini dikenal dengan nama Propionibacterium acnes ( P. acne ). Bakteri ini merusak stratum corneum dan stratum germinat dengan cara menyekresikan bahan kimia yang menghancurkan dinding pori. Kondisi ini dapat menyebabkan inflamasi. Asam lemak dan minyak kulit tersumbat dan mengeras. Jika jerawat disentuh maka inflamasi akan meluas sehingga padatan asam lemak dan minyak kulit yang mengerasakan membesar sehingga terbentuklah jerawat.

Pengobatan untuk memberantas bakteri P. acne ini bisa menggunakan obat topikal yang mengandung Sulfur dan Benzoil peroksida (2,5%), jenis obat ini sangat efektif karena mengandung antimikroba, antikomedo, dan efek antiinflamasi. Namun kerugian pemakaian obat ini adalah dapat membuat kulit wajah kering dan iritasi.Gunakanlah pelembab untuk mengatasinya.

Friday, 4 June 2010

Gula penyebab Jerawat

Salah satu faktor  penyebab jerawat adalah dari makanan. Pola makan yang salah atau jenis makanan yang kurang bergizi mempunyai pengaruh terhadap pertumbuhan jerawat.

Dalam mitos yang salah tentang jerawat dinyatakan bahwa makan kacang akan membuat kita berjerawat, tetapi ternyata presepsi itu salah, justru kacang baik untuk jantung.
Jadi makanan yang seperti apakah yang tidak boleh terlalu banyak kita konsumsi ?
Sebaiknya dalam proses pencegahan masalah munculnya jerawat ini adalah dengan mengurangi makanan yang manis seperti gula serta makanan yang mengandung kadar karbohidrat yang tinggi. Jika terlalu banyak gula yang kita makan maka akan mempengaruhi kadar insulin di dalam darah kita, secara bertahap akan meningkat. Keadaan ini bisa memicu produksi hormon androgen yang membuat kulit menjadi berminyak.
Sedangkan makanan yang berkarbohidrat tinggi bila dikonsumsi akan berubah juga menjadi gula pada waktu proses metabolisme nya.

Pencegahan ini bisa dilakukan dengan mengurangi pemakaian gula disaat kita minum kopi atau teh, serta mengurangi makanan yang berkarbohidrat tinggi.


Tag : jerawat , penuaan dini , flek hitam , vitamin jerawat ....
Tuesday, 25 May 2010

Faktor Genetika

Penyebab jerawat bukan hanya dipicu dari faktor fisik saja, namun ada faktor-faktor lain yang tanpa kita sadari bisa memicu munculnya jerawat, faktor lain itu adalah faktor genetika atau keturunan.

Memang pada saat ini wajah orang tua kita sudah tidak berjerawat lagi, karena mereka sudah berusia lanjut atau dewasa, namun semasa remaja dulu apakah itu ibu, bapak atau kakek nenek kita pernah mengalami menderita jerawat.

Seperti yang dikatakan oleh pakar/ahli kulit  yaitu Dr. Titi Moertolo, " bahwa timbulnya jerawat itu bisa diakibatkan dari faktor keturunan, bila orang tuanya berjerawat, maka anak-anaknya pun akan berjerawat pada masa pubertasinya"

Kalau begitu, ada kemungkinan jerawat yang anda derita ini merupakan hasil dari faktor genetika yang diturunkan dari orang tua anda. Karena sudah dijelaskan di atas ternyata jerawat bisa diturunkan secara genetika.

Monday, 26 April 2010

Hormon Penyebab Jerawat

Ada beberapa hal yang bisa memicu timbulnya jerawat, diantaranya adalah hormon sebagai penyebab jerawat. Jerawat bisa muncul akibat dari tidak seimbangnya kadar hormon di dalam tubuh kita. Ketidak seimbangan hormon ini bisa menyebabkan sekresi yang berlebihan pada kelenjar minyak dan lemak di kulit wajah kita, sehingga menimbulkan penyumbatan pori-pori yang berakhir dengan tumbuhnya jerawat.

Biasanya ketidak seimbangan hormon ini terjadi pada masa pubertas atau umumnya orang menyebut pada masa "ABG" atau masa remaja. Pada masa puber ini akan terjadi peningkatan aktifitas hormon libido. Nah, hormon inilah yang menyebabkan timbulnya jerawat. Maka, biasanya pada masa ABG ini jerawat sering sekali muncul.

Untuk jerawat yang seperti ini, biasanya agak sulit untuk disembuhkan dengan obat-obat jerawat yang kita pakai, namun akan sedikidit demisedikit hilang bersamaan dengan umur kita yang bertambah dewasa. Karena saat dewasa hormon libido ini akan berangsur stabil.
Masalah lain yang timbul adalah bagaimana jika masa pubertas telah lewat namun jerawat masih tetap ada, malah bertambah parah dan susah diobati dengan bebagai macam obat?

Salah satu cara mengatasinya adalah dengan mengontrol peningkatan hormon libido tersebut jangan sampai berlebihan dan tidak terkendali. Gunakan obat khusus hormon jangan gunakan obat anti jerawat biasa, karena obat hormon akan lebih efektif untuk menyembuhkan jerawat yang timbul akibat masalah hormon ini. Salah satu obat hormon yang ada di pasaran adalah dexametason, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu sebelum menggunakan obat tersebut kepada dokter spesialis kulit, agar tidak terjadi kesalahan penggunaan.

Mungkin ada cara lain untuk mengantisipai masalah ini, silahkan berbagi di kolom komentar, terimakasih..


tag : jerawat, obat jerawat, tips jerawat, mencegah jerawat, menghilangkan jerawat, kulit, wajah, vitamin untuk jerawat, hormon peneyebab jerawat, jenis kulit, penuaan dini, flek hitam, jenis jerawat, kosmetik, masker. ...
Tuesday, 20 April 2010

Jerawat

Pemicu utama internal terjadinya jerawat adalah faktor hormonal (sistemik), diet (tinggi lemak), adanya hambatan lokal eksresi pada kelenjar sebasea adneksi kulit dan adanya radang atau infeksi disekitar kelenjar adneksa kulit.

Ada pun Pemicu jerawat lainnya, antara lain : keadaan stres yang membuat badan kita tegang, ketidak cocokan kulit dengan produk kosmetik yang dipakai dan kebersihan kulit yang tidak terjaga baik.
Janganlah tergiur dengan kosmetik yang mahal, belum tentu cocok dengan kulit kita, sebaiknya cek terlebih dahulu jenis kulit anda, walaupun kosmetik yang murah tapi cocok dan sehat buat kulit kita itulah yang lebih baik.

Jerawat dengan benjolan besar dan bernanah itu bisa terjadi karena adanya peradangan / infeksi oleh bakteri dalam jerawat. Maka dari itu, jagalah kebersihan wajah kita, apalagi saat kita berjerawat. Dan pakailah obat jerawat topikal "YANG COCOK DENGAN KULIT ANDA". Karena obat topikal yang tidak cocok dapat makin memicu jerawat.

Tag : jerawat, obat jerawat, mencegah jerawat, menghilangkan jerawat, wajah, vitamin untuk jerawat, hormon penyebab jerawat, jenis kulit, penuaan dini, flek hitam, jenis jerawat, kosmetik, masker.
Wednesday, 3 March 2010

Bagaimana Jerawat Tumbuh

bagaimana jerawat tumbuh
Kenapa sih jerawat itu tumbuh di wajah kita ?, Apa sih penyebabnya?, Bagaimana cara mengobatinya? padahal saya sudah memakai obat anti jerawat yang bagus.
Pertanyaan-pertanyaan demikian sering sekali terdengar dari orang yang terkena masalah jerawat.

Jerawat terjadi karena penumpukan hormon sebum yang berlebihan dan menumpuk di kelenjar sebasea yang ada di bawah jaringan sel kulit kita, karena kulit kita kotor akhirnya hormon tadi bercampur dengan keringat yang ada bakterinya, sehingga terdorong keluar menjadi jerawat.

Nah, makanya wajah kita harus selalu bersih, kalau bersih kan bisa mencegah timbulnya jerawat. O ia, mengenai hormon sebum biasanya banyak dikeluarkan pada waktu umur kita remaja, karena pada masa itu emosi dan hormon kita masih belum stabil.

Pernyataan itu memang terbukti secara ilmiah, dan terbukti juga oleh pengalaman penulis. Pada masa remaja, saya juga berjerawat, selain faktor hormonal yang belum stabil faktor lingkungan dan aktifitas pun sangat berpengaruh, saking sibuknya kadang kita malas buat bersih-bersih, kalau mandi asal basah aja,...,
Tapi ada juga yang bilang, kalau dia selalu rajin bersihin wajah, kenapa masih berjerawat?
Ya kalau itu sih mungkin faktor hormon nya, atau mungkin obat jerawatnya tidak cocok dengan jenis kulit anda...,
Sebagai motifasi, jangan putus asa bagi teman teman yang masih berjerawat, saya pun mampu mengatasinya, malah tanpa obat-obatan yang mahal, alhamdulillah saya sekarang tidak berjerawat lagi.
Sunday, 13 December 2009

Proses Terjadinya Jerawat

Penyebab paling utama tumbuhnya jerawat adalah adanya masalah dalam gula darah di tubuh kita, terjadinya ketidak seimbangan antara hormon dan inflamasi. Maka akan mengakibatkan organ kulit kita memproduksi sebum secara berlebihan serta memicu terjadinya penyumbatan pada pori-pori. Banyak para ahli menyebut jerawat sebagai diabetes kulit, kenapa demikian? karena proses terjadinya jerawat berhubungan dengan gula darah. Sedangkan inflamasi mengakibatkan pembengkakan pada permukaan kulitsehingga memerah dan terasa nyeri.

Solusi untuk mengatasi jerawat adalah dengan melakukan perbaikan dan mengontrol masalah gula darah anda dan menyeimbangkan kadar hormon dan inflamasinya. Bagaimana caranya? kalau berbicara tentang gula darah berarti tentunya ada hubungan dengan makanan atau asupan nutrisi yang dikonsumsi oleh kita. Untuk masalah nutrisi ini akan kita bahas dalam topik berikutnya.