Thursday, 7 October 2010

Tips Mengurangi Kerut Akibat Ekspresi Wajah

Ekspresi wajah yang ceria dan segar tentunya akan menambah daya tarik penampilan anda. Namun siapa sangka jika senyum manis anda akan menimbulkan kerut-kerutan yang malah membuat anda seperti sudah tua.

Kerutan itu timbul secara alami, mengikuti alur wajah pada saat kita berekspresi, seperti pada waktu tersenyum, tertawa, menangis bahkan di kala kita sedang cemberut. Daerah kerutan yang biasanya muncul adalah di sekitar kedua sudut mata dan di samping atas bibir. Kalau dalam waktu lama dibiarkan mungkin akan susah sekali dihilangkan dan malah akan bertambah banyak.

Ada tips sederhana untuk membantu mengurangi kerut yang diakibatkan oleh ekspresi wajah tersebut, yaitu dengan menggunakan pelembab, selain dapat menjaga kulit dari kekeringan pelembab juga mampu mengurangi kerutan pada kulit. Sedangkan cara lain yang lebih efektif adalah dengan menyuntikan BoTox, yang berfungsi untuk melemaskan otot-otot yang ada di bawah kerutan tersebut, sehingga kulit bagian terluar tidak berkerut pada saat berekspresi.


Baca juga :
Sunday, 3 October 2010

Tanya Dokter Kulit

Beberapa waktu yang lalu ketika  masih berjerawat, saya menemui seorang dokter spesialis kulit, maksud hati adalah untuk berobat. Setelah pemeriksaan, dokter itu mengajukan beberapa pertanyaan, seperti sudah berapa lama jerawat ini tumbuh?, kosmetik apa yang dipakai?, pola hidup dan pola makan?, dan pertanyaan2 lainnya, tetapi yang membuat saya ingin menulis artikel ini adalah ketika dokter itu bertanya tentang obat apa yang dipakai sebelum kamu datang ke sini?
Sungguh menarik pertanyaan itu, karena memang saya sempat menggunakan obat jerawat yang ada di pasaran dan obat jerawat yang alami.

Pernyataan dokter itu adalah " Untuk beberapa kasus jerawat seperti yang anda alami ini, memang seringkali menggunakan obat bebas sebelum datang ke sini, mereka mengobati dengan cara sendiri, padahal hasilnya kurang maksimal, karena obat-obatan tersebut hanya bekerja pada salah satu  faktor saja."

Menurut pandangan kita sebagai orang awam saja, pernyataan dokter tersebut benar secara logika, bahkan menurut pandangan medis pun demikian. Obat-obatan yang bebas dijual dipasaran kebanyakan mengandung zat yang digunakan untuk mengobati jerawat saja, bahkan kita pun membeli obat tersebut hanya satu jenis saja, karena kita tidak tahu ataupun kurang paham mengenai obat lain yang digunakan sebagai pendamping obat jerawat yang telah kita beli tadi. Lalu bagaimana dengan obat-obatan alami yang banyak digunakan oleh masyarakat kita pada umumnya?

Dokter itu kembali menjawab : " Obat alami pun memang mempunyai kemampuan untuk menyembuhkan, bahkan dengan kadar resiko yang rendah dibanding obat medis, karena sifatnya yang alami itu, menjadikan daya kerjanya bekerja secara alami juga, tidak instan. Harus dijalani secara teratur dan kontinyu, yang terkadang orang menjadi bosan dan tidak percaya lagi karena obat yang digunakannya tidak manjur. Malah ada sebagian orang yang malas untuk menggunakannya, karena ribet membuatnya. "
Nah, itulah yang membuat orang terkadang kurang "sreg" sama obat yang alami. Menurut saya, sebaiknya orang tersebut mencaritahu terlebih dahulu kandungan atau nutrisi yang ada di dalamnya, contohnya buah alpukat sangat baik dibuat masker untuk merawat kulit wajah anda, sebelum menggunakannya carilah informasi tentang buah alpukat tersebut.

Dari uraian di atas, saya dapat menyimpulkan, sebaiknya perawatan atau pengobatan jerawat ini dilakukan secara kombinasi baik secara medis atau pun yang alami. Keduanya saling menunjang, pengobatan secara medis akan membantu kita lebih tahu dengan jelas mengenai jenis penyakit/jerawat, jenis kulit, macam obat, dosis obat dan lain-lain. Sedangkan yang alami, kita akan terbantu juga secara ekonomi karena obat yang alami biasanya murah meriah dan terbebas dari ketakutan efek samping obat yang malah akan merusak kulit wajah kita.
Saya kembalikan kepada anda, pilih yang medis atau alami, atau keduanya? Saya percaya anda lebih mengerti dibanding saya.
Terimakasih, semoga bermanfaat.

Baca juga :
Friday, 1 October 2010

Tea Tree Oil

Tea Tree oil berasal dari tumbuhan Malaleuca alternifolia yang benyak tumbuh di australia, tumbuhan ini bentuk dan daunnya seperti pohon kayu putih atau Malaleuca leucadendra, makanya ketika dibuka akan tercium seperti bau minyak kayu putih, karena memang masih ada hubungan kekerabatan.

Tea Tree oil mempunyai manfaat sebagai bahan antiseptik, antibakteri, antivirus dan antivirus, karena di dalam tea tree oil terkandung sebuah zat terpenoid, yang berguna untuk mengobati penyakit seperti jerawat. Dalam penggunaanya sebagai obat topikal untuk jerawat, 5% tea tree oil menunjukan efek yang sebanding dengan 5% benzoil peroksida, meski prosesnya agak sedikit lambat. Namun tea tree oil mempunyai resiko efek samping yang lebih rendah dibanding benzoil peroksida.
 
Tetapi, walau efek samping dari penggunaan tea tree oil ini lebih kecil dari benzoil peroksida, janganlah sembarangan menggunakannya, karena jika digunakan secara berlebihan pun tidak akan baik, malah akan menimbulkan efek samping seperti gangguan hormon dan alergi kulit (iritasi, kemerahan dan gatal-gatal).

Menurut pengakuan teman saya keboo, dia mendapatkan tea tree oil ini dari The Body Shop. 


Ada cerita menarik tentang The Body Shop.
Dikabarkan dalam siaran kepada media, rangkaian Tea Tree ini pun sudah terbukti secara klinis dan dermatologis membuat kulit tampak lebih bersih dan bebas kilap. Rangkaian Tea Tree bekerja mendalam, mengurangi minyak berlebih dan pori-pori tersumbat pada wajah, membantu mencegah penampakan jerawat, komedo, serta minyak berlebih.

Formula tambahannya, yakni minyak tamanu sudah sejak lama digunakan secara tradisional untuk melembapkan kulit. Plus, ada tambahan wangi lemon yang menyegarkan di dalam rangkaian ini. Selain mendapatkan kulit yang bersih, pembelian produk ini juga berarti membantu para petani organik yang hidup di kaki gunung Kenya.

Rangkaian Tea Tree The Body Shop ini antara lain;
Skin Clearing Facial Wash (pembersih wajah dari gel), Skin Clearing Foaming Cleanser (bisa membersihkan make up ringan), Tea Tree Blackhead Exfoliating Wash (pembersih wajah sekaligus mengurangi tumpukan komedo), Cleansing Wipes (tisu yang membersihkan dan menyegarkan kulit), Body Wash (sabun mandi), Clearing Toner (membuat wajah tampak kering tidak mengilap, dan mencegah kemerahan), Clearing Lotion, dan Blemish Fade Night Lotion (meningkatkan penampilan kulit rusak karena noda dan mengatasi minyak berlebih).

Sementara untuk titik-titik jerawat yang sudah timbul, bisa langsung dirawat dengan beberapa produk berikut:
Tea Tree Oil (membersihkan noda pada kulit wajah tanpa mengeringkan kulit), Blemish Gel (cepat menyerap dan mudah dibawa bepergian), Face Mask (masker membuat kulit tenang dengan kemampuan mendinginkan kulit wajah), Blotting Tissue (Tisu pembersih noda dan menghilangkan minyak berlebih), dan Concealer (stik ringkas menyamarkan noda tanpa membuat kulit kering, tersedia dalam 2 warna yang berbaur dengan warna kulit).
(kompas.com)