Tuesday, 6 July 2010

Proses Penuaan Kulit

Proses penuaan kulit tidak akan sama pada setiap orang, ada yang berproses secara cepat atau pun ada yang berlangsung secara lambat sehingga menjadikan kulit tampak lebih awet muda, hal inilah yang diidam-idamkan  banyak orang khususnya oleh kaum Hawa.

Proses penuaan kulit tersebut akan diawali oleh beberapa perubahan berikut;

1. Melambatnya proses pergantian sel-sel kulit mati/lama dengan sel kulit yang baru, karena kemampuan  regenerasinya pun berkurang juga, sehingga kulit menjadi tipis, kasar dan tampak kusam.


2. Posisi serat kolagen dan elastin pada kulit akan terpisah, sehingga kulit menjadi kendur dan tidak kenyal lagi.

3. Kulit akan menjadi kering karena kelenjar keringat dan kelenjar minyak lambat berproduksi, serta kemampuan sel kulit untuk menyimpan air pun berkurang.

4. Pada sekitar wajah, akan timbul kerutan dan lipatan bahkan membentuk seperti kantung di sekitar mata, pipi, rahang dan leher. Untuk penuaan dini biasanya terjadi kerutan pada sudut mata dan garis-garis pada sudut bibir.

5. Yang terakhir adalah berkurangnya pigmentasi dan melanin pada kulit sehingga kulit tidak berwarna lagi, yang terlihat hanya bercak-bercak putih yang tidak beraturan.

Proses penuaan kulit ini merupakan proses yang alami bagi setiap manusia, setiap orang pasti akan mengalaminya. Bagi yang kulitnya masih segar dan sehat alangkah baiknya untuk senantiasa menjaga dan merawatnya. 

Baca juga : cara memperlambat penuaan kulit faktor penyebab penuaan kulit, lapisan kulit, manakah jenis kulit anda ?
Sunday, 4 July 2010

Faktor Penyebab Penuaan Kulit

Faktor penyebab penuaan pada kulit dibagi menjadi 2 faktor yaitu Faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik. Padahal pada diri setiap manusia menginginkan kulitnya senantiasa mulus, kencang, sehat dan awet muda. Namun pada hakikatnya itu semua hanyalah angan belaka, sebab seiring dengan berputarnya waktu, kulit kita akan berubah menjadi tua, kering dan keriput. Tetapi Penuaaan kulit ini juga kurang begitu jelas kapan mulai terjadi. Biasanya, diperkirakan  pada usia pertengahanlah efek penuan ini baru muncul.

Mari kita lihat faktor-faktor penyebab penuaan kulit tersebut;
1. Faktor intrinsik, atau disebut juga faktor yang disebabkan dari dalam tubuh.
   Seperti umur, Hormon, Genetik, dan Rasial.
Umur merupakan faktor fisiologis yang secara pasti akan bertambah setiap harinya, secara perlahan akan terjadi proses penuaan pada kulit. Begitu pula dengan faktor hormon dan genetik dalam tubuh manusia yang berperan dalam menentukan proses metabolisme dan proses pembentukan sel akan mempengaruhi proses penuaan. Sedangkan faktor rasial, akan terjadi proses penuaan yang berbeda antara orang yang berkulit  pucat dan orang berkulit gelap, orang yang berkulit pucat cenderung lebih cepat menua karena langsung terkena sinar matahari.

2. Faktor ekstrintik
   Faktor ini disebabkan oleh faktor dari luar tubuh atau lingkungan sekitar.
Faktor yang menjadi peran utamanya adalah sinar ultra violet yang dipancarkan oleh matahari. Bila kulit kita terkena sinar UV secara langsung, maka serabut kolagen kulit dan lapisan dermis kulit kita akan cepat rusak, kulit akan kering, keriput dan tidak elastis lagi. Faktor ekstrintik lain yang mempengaruhi penuaan kulit adalah merokok, penurunan berat badan yang terlalu cepat, serta stres yang berkepanjangan.

Dari uraian di atas kita bisa mengatahui faktor apa saja yang bisa menyebabkan kulit kita menjadi tua, namun dengan pengetahuan faktor penyebab ini, kita juga dapat mencegah proses penuaan tersebut agar tidak terlalu cepat terjadi.
Pada postingan selanjutnya akan kita bahas.  Insya Allah.

Baca juga :  manakah jenis kulit wajah anda ? , proses penuaan kulit , mencegah penuaan dini
Friday, 2 July 2010

Lapisan Epidermis, Dermis dan Subkutis

Pada artikel sebelumnya telah dibahas mengenai 3 lapisan kulit, yaitu lapisan epidermis, lapisan dermis dan lapisan subkutis.

Lapisan epidermis merupakan lapisan kulit yang terluar, tersusun dari beberapa lapisan lagi, diantaranya adalah lapisan korneum atau yang lebih dikenal lagi dengan sebutan lapisan tanduk. Lapisan tanduk adalah lapisan kulit yang sudah mati, paling luar, yang dapat dengan mudah mengelupas sendiri dan berganti dengan sel-sel kulit yang baru. Setelah korneum, ada lapisan spinosum yang fungsinya sebagai  penahan gesekan dari luar. Lapisan lainnya terdiri dari sel-sel yang secara aktif  mampu membelah diri menggantikan sel-sel pada korneum. Pada lapisan epidermis ini juga terdapat lapisan yang mengandung pigmen melamin sebagai pewarna kulit.

Sedangkan di dalam lapisan dermis, yang letaknya di bawah lapisan epidermis terdapat beberapa bagian kulit yang sangat penting yaitu kelenjar keringat, kelenjar minyak, akar rambut, pembuluh darah serta ujung syaraf. Saraf mengirimkan sensasi rasa sakit, gatal, dan suhu. Ada juga sel-sel saraf khusus yang disebut Meissner dan Pacini Vater-sel darah yang mengirimkan sensasi sentuhan dan tekanan.

Lapisan terakhir adalah lapisan subkutis/hypodermis, terdiri dari jaringan adipose, banyak mengandung lemak, banyak mengandung pembuluh darah, pembuluh limfe dan syaraf, juga terdapat gulungan kelenjar keringat dan dasar dari folikel rambut. Jumlah lemak pada lapisan ini relatif, ukuran ketebalannya berbeda-beda, tergantung tempat atau bagian tubuh, dan jenis kelamin.


Baca juga : 3 lapisan kulit , penyebab penuaan kulit , manakah jenis kulit wajah anda ?