Tuesday, 6 April 2010

Jerawat dan Racun

Penyebab terjadinya jerawat telah saya uraikan pada artikel terdahulu, salah satu penyebab timbulnya jerawat adalah tidak baiknya pola makan yang dikonsumsi tubuh, maka akan terjadi gangguan pada fungsi pencernaan kita.

Dua hari yang lalu , seorang teman saya menceritakan masalah yang dialaminya, jerawat di wajahnya tiba-tiba tumbuh dan meradang, padahal dia sudah memeriksakanya ke dokter kulit dan pada saat itu dia sedang menjalani terapi dengan meminum obat yang diberikan dokter tersebut.
Masalah lain yang timbul adalah sistem pencernaan teman saya itu kurang baik, dalam satu hari dia tidak buang air besar sama sekali, kalaupun buang air besar, feses-nya berwarna hitam dan keras,  hanya sedikit katanya.

Dalam kasus teman saya ini, dia mengalami kesulitan sekali untuk buang air besar, dan kadang-kadang hitam/keras. Seperti yang pastinya anda ketahui, bahwa di dalam feses itu terbawa zat-zat buangan yang memang harus dikeluarkan oleh tubuh kita, sistem pembuangan racun ini lebih dikenal dengan sistem ekskresi seperti halnya pada keringat dan urine. Jika tidak terbuang sempurna, maka zat-zat buangan tersebut dapat menumpuk di dalam tubuh, akibatnya bisa memberikan tambahan "racun" dalam tubuh kita. Metabolisme tubuh yang lainpun sangat bisa jadi terganggu. Atau mungkin akan menyebabkan timbulnya penyakit lain, contohnya seperti Ambeieun.
Racun yang menumpuk di dalam tubuh kita itulah yang bisa memicu terjadinya jerawat.

Untuk melancarkan buang air besar, sebaiknya sebisa mungkin hindari penggunaan obat. Ada kemungkinan pengaruh dari obat yang kita konsumsi itu pencernaan kita menjadi terganggu. Anda bisa mengusahakannya melalui makanan dan minuman, seperti diusahakan minum air putih setidaknya 8 gelas sehari, karena feses yang keras bisa diakibatkan pula karena kekurangan cairan. Dan banyak-banyaklah makan makanan yang berserat tinggi, misalnya buah-buahan seperti pepaya, mangga dan nanas, tapi jangan jangan jambu batu atau pisang, juga perbanyak makan sayuran hijau, terutama dalam keadaan mentah (raw food/lalap). Kurangi makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi seperti goreng-gorengan, juga kurangi daging-daging berlemak, sebaiknya ganti dengan berbagai jenis ikan. Hindari pula minum teh karena kandungan tanin dalam teh dapat memampatkan feses.

Yang tak kalah pentingnya adalah menjaga kesehatan dan kebersihan wajah. Hanya karena Anda laki-laki, bukan berarti Anda tidak boleh menggunakan pembersih wajah. Apalagi jika kulit wajah Anda tergolong berminyak dan berpori-pori besar, maka perawatannya harus lebih teliti lagi. Cobalah untuk rutin membersihkan wajah setelah bepergian dan sebelum tidur dengan terlebih dahulu menggunakan susu pembersih yang kemudian dihapus dengan kapas, lalu lanjutkan dengan mencuci wajah dengan sabun wajah yang lembut. Mudah-mudahan jerawat tersebut terhindar dari wajah kita.
Sunday, 4 April 2010

Benjolan Bekas Jerawat

Dampak jerawat memang sangat beragam, selain meninggalkan bekas berwarna hitam  di wajah, jerawat juga dapat menimbulkan benjolan.
Tragis memang, pada waktu jerawat itu tumbuh saja sudah benjol dan berwarna merah setelah sembuh pun masih benjol juga.

Benjolan ini terjadi karena aktivitas reguler dari sel-sel jaringan  kulit di sekitar  jerawat yang tumbuh terganggu. Selain itu karena proses pembersihannnya terlalu lama.  Dalam istilah kedokteran hal ini biasanya digolongkan kedalam kategori tumor. Jaringan tumor ini tidak dapat dihancurkan oleh sel-sel tubuh lain yang bertugas menghancurkannya. 

Akan berdampak lebih buruk lagi jika kita tidak segera mengambil tindakan yang tepat, apalagi benjolan ini tumbuh di wajah kita.
Dalam situasi seperti ini, saya sarankan untuk datang langsung dan berkonsultasi ke dokter spesialis kulit atau dokter bedah plastik. Masalah anda akan ditangani seraca profesional dan benjolan ini akan segera diatasi.

Sebelum benjolan ini terjadi, alangkah baiknya anda segera mengantisipasinya, dengan mengikuti tips-tips pencegahan jerawat yang telah saya tulis di artikel lain. Tidak ada salahnya mencegah, malah lebih bagus, karena kalau sudah terlanjur malah banyak kerugian.

baca juga : Jerawat pasti bisa sembuh wajah berlubang karena jerawat  
Friday, 2 April 2010

Vitamin Pencegah Jerawat

Pada postingan kali ini akan kita bahas mengenai vitamin pencegah jerawat

Vitamin merupakan salah satu komponen gizi sangat penting yang diperlukan tubuh kita dalam membantu memperlancar proses metabolisme tubuh kita.
Jaringan kulit kita pun memerlukan nutrisi dalam hal ini vitamin, sebagai pertahanan melawan bakteri dan mikroba penyebab terjadinya jerawat.

* Vitamin A
    Selain berfungsi untuk menyehatkan mata kita, vitamin A ini juga mampu memelihara serta memperbaiki jaringan kulit dan  mencegah pembentukan jerawat dengan mengurangi produksi sebum. Vitamin A juga mengandung antioksidan yang kuat untuk membantu meringankan perasaan cemas atau stres, karena stres merupakan salah satu faktor pemicu timbulnya jerawat.     

* Vitamin B
     Vitamin B ini terdiri dari (B1), (B2), (B5), (B6), B(12), masing-masing mempunyai fungsi tertentu dalam membantu pertumbuhan kulit disamping peran lain secara keseluruhan sebagai metabolisme sel.

* Vitamin C
     Vitamin ini terbentuk dari asam askorbat dan termasuk golongan antioksidan yang mampu menetralkan radikal bebas di seluruh tubuh kita.
Vitamin C atau asam askorbat lebih terkenal perannya dalam menjaga dan memperkuat imunitas terhadap infeksi, menjaga struktur kolagen, sejenis protein yang menghubungkan semua jaringan serabut, kulit, urat, tulang rawan, dan jaringan lain di tubuh manusia. Struktur kolagen yang baik dapat menyembuhkan luka, patah tulang, memar, perdarahan kecil dan luka ringan. Termasuk pada jerawat, luka bekas jerawat akan segera sembuh bila menkonsumsi vitamin C.

* Vitamin E
     Vitamin E adalah antioksidan yang  terlibat  dalam  banyak  proses  tubuh  dan  beroperasi  sebagai
antioksidan alami yang membantu melindungi struktur sel yang penting terutama selaput sel dari kerusakan akibat adanya radikal bebas.
Vitamin E juga mampu melindungi sel darah merah yang mengangkut oksigen ke seluruh jaringan tubuh dari kerusakan.

     Dari uraian di atas dapat ditarik kesimpulan, bahwa setiap vitamin mempunyai kemampuan untuk menjaga sistem metabolisme dan kekebalan tubuh kita dari berbagai penyakit. Nah, kalau semua vitamin kita konsumsi dengan kadar atau dosis tertentu maka fungsinya akan optimal bagi kesehatan tubuh kita, namun jika terlalu banyak, tidak baik juga, vitamin akan menjadi racun di dalam tubuh kita. Jika tubuh kita sehat, maka kemungkinan kecil bakteri akan menyerang , termasuk jerawat.


Update : Artikel pembahasan khusus tentang Vitamin E